Decanting Wine

(a decanter looks a bit like a carafe) botol yang terlihat sedikit seperti sebuah teko. Tidak hanya membuat Anda terlihat mewah ketika melayani shmancy anggur untuk tamu Anda, tetapi tergantung pada

bentuk yang unik, dapat digunakan untuk membantu memungkinkan anggur untuk “bernafas” lebih baik dan kelancaran keluar beberapa aspek keras anggur. Beberapa anggur perlu aerasi (untuk mengekspos oksigen) yang mungkin Anda melihat ketika orang-orang berputar-putar anggur mereka di sekitar di gelas mereka. Anda pusaran anggur untuk bergerak di sekitar molekul dalam dalam anggur yang akan membuat tendangan aroma di sedikit lebih.

kutipan bobby corputty (sommelier-cork&screw, ex decanter) : jika wine yang dipilih oleh para penikmat wine belum siap dikonsumsi secara maksimal langsung di informasikan, dan diberikan alasannya kenapa..??, Mungkin karena wine yang dipilih masih terlalu muda sehingga karakter wine tersebut masih terlalu attack saat dikonsumsi perlu penanganan khusus seperti di tuang ke dalam decanter (wadah yang berbentuk seperti kendi dan terbuat dari crystal atau beling) agar wine tersebut aeration berinteraksi dengan udara (O2) dan siap diminum.

What is Decanter :  A decanter is a vessel that is used to hold the decantation of a liquid (such as wine) which may contain sediment. Decanters are normally used as serving vessels(kapal) for wine(. Decanters vary in shape and design. They are usually made of an inert material (such as glass) and will hold at least one standard bottle of wine (0.75 litre). A similar kind of vessel, the carafe(teko) (pronounced /kəˈræf/), is used for serving wine as well as other drinks.

What is decanting….?? Decanting wine is essentially the process of pouring (decanting) the contents from one vessel (typically a bottle) into another vessel (typically a decanter). Usually the wine is then served from the decanter, but sometimes in a restaurant it is decanted back into the original bottle for service. ( brandy bottle use this methode )

Decantation(dekantasi) : suatu proses untuk pemisahan campuran. Hal ini dicapai dengan hati-hati menuangkan solusi dari sebuah wadah untuk meninggalkan endapan (sedimen) di bagian bawah wadah aslinya. Biasanya sejumlah kecil larutan harus dibiarkan dalam wadah, dan perawatan harus diambil untuk mencegah sejumlah kecil endapan mengalir dengan solusi keluar dari wadah. Hal ini umumnya digunakan untuk memisahkan cairan dari padatan larut (misalnya dalam anggur merah, di mana anggur itu tertuang dari kristal kalium bitartrat). Misalnya, untuk mendapatkan sampel air jernih dari air berlumpur, air berlumpur yang tersisa dalam wadah sampai lumpur mengendap, dan kemudian air jernih dituang ke wadah lain.

Sebuah campuran dari dua cairan bercampur juga dapat dipisahkan dengan dekantasi. Sebagai contoh, minyak dan air diekstraksi dari buah zaitun dapat tertuang untuk mendapatkan minyak zaitun. Sebuah campuran minyak tanah dan air juga dapat dipisahkan melalui dekantas

menurut pak Yohan Handoyo ( Pakar Wine dlm buku Rahasia Wine ) sbb :

Purpose of Decanting is :

  1. to soften an Austere(keras) young wine.
  2. only to seperate sediments/crumbles from clear wine in an old one     ( Bordeaux, Cabernet Sauvignon, Barolo, Port, Malbecs, Tempranillo.)
  3. lift up Aroma ( menaikan aroma wine trsbt )
  4. use for blind testing
  5. Double Decanting 

Why decant wine?
a first Not every wine needs Decanting. Many of us associate decanting with older vintage port wines or aged Bordeaux – wines that throw off a lot of sediment as they age. Decanting separates the wine from the sediment, which not only would not look nice in your glass, but would also make the wine taste more astringent. Slowly and carefully decanting the wine ensures that the sediment stays in the bottle and you get a nice clear wine in the decanter, and subsequently in your glass.

A second and more everyday reason to Decant is to aerate the wine. Many young wines can be tight or closed on the nose or palate. As the wine is slowly poured from the bottle to the decanter it takes in oxygen, which helps open up the aromas and flavors. Highly tannic and full-bodied wines benefit most from this – wines such as Cabernet Sauvignon, Cabernet blends, Syrah, and Syrah blends,while noting that decanting could be harmful for more delicate wines like Chianti and Pinot Noir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s